Oleh: kang Ja'far | 5 November 2011

Supervisi Manajerial + Akademik

Fungsi Supervisi Pendidikan

  • Mengkoordinasikan semua usaha sekolah : usaha tiap guru, usaha-usaha sekolah, usaha-usaha pertumbuhan jabatan
  • Memperlengkapi kepemimpinan sekolah – Melatih dan memperlengkapi guru-guru agar mereka memiliki keterampilan dan kepemimpinan dalam kepemimpinan sekolah
  • Memperluas pengalaman
  • Memberikan fasilitas dan penilaian yang kontinue
  • Menganalisa sistem belajar
  • Memberi pengarahan dan keterampilan pada setiap bangsa
  • Menintegrasi tujuan dan pembentukan kemampuan. Menurut Gregoria (1966) ada 5 fungsi Supervisi Pendidikan yaitu : fungsi inspeksi, fungsi penelitian, fungsi pelatihan, fungsi bimbingan, dan fungsi penilaian

Peranan supervisi dalam mencapai tujuan supervisi yang efektif adalah membantu pada guru untuk lebih sadar akan kekurangan dan berusaha mencari jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan itu lewat kegiatan-kegiatan KKG misalnya :

  • Memotivasi para guru dalam meningkatkan situasi
  • Belajar efektif sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
  • Membangkitkan konsekuensi pada guru akan adanya perubahan di masyarakat

Kedudukan supervisi dalam program pendidikan adalah alat untuk mengevaluasi keberhasilan suatu lembaga pendidikan dengan melalui bimbingan profesional bagi guru agar sadar dalam meningkatkan kinerjanya untuk tercapainya tujuan supervisi itu sendiri.

Tujuan Supervisi Pendidikan adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personal tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerjanya, dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar

Tujuan khusus supervisi pendidikan adalah

  • Meningkatkan mutu kinerja guru
  • Meningkatkan keefektifan kurikulum sehingga berdaya guna dan terlaksana dengan baik
  • Meningkatkan efektivitas dan effisiensi sarana dan prasana yang ada untuk dikelola dan dimanfaatkan dengan baik untuk mengoptimalkan keberhasilan siswa
  • Meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah
  • Meningkatkan kualitas situasi umum sekolah, tercipta situasi aman tenang, tentram, kondusif dan akan meningkatkan kualitas keberhasilan.

Definisi supervisi manajerial adalah pemantaun dan pembinaan terhadap pengelolaan dan administrasi sekolah

Supervisi Managerial terfokus pada :

  • Managemen kurikulum dan pembelajaran
  • Kesiswaan
  • Sarana prasana
  • Ketenagaan
  • Keuangan
  • Hubungan sekolah dengan masyarakat (adanya komite sekolah)
  • Layanan khusus

Essensi atau hakikat supervisi managerial, supervisor juga dituntut untuk memantau yang berkaitan dengan standar isir, SKL, Standar Proses, Standar Tenaga Pendidik, Standar Sarana Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, Standar Penilaian. Hakikat Supervisi menagerial adalah agar sekolah terakreditasi dengan baik dan dapat memenuhi Standar Pendidikan Nasional.

Prinsip-prinsip Supervisi Managerial dalam pelaksanaannya adalah :

  • Pengawas tidak otoriter
  • Menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis
  • Supervisi dilaksanakan berkesinambungan
  • Supervisi harus demokratis, aktif dan kooperatif
  • Program yang intergral, orientasinya tujuan Pendidikan Nasional
  • Supervisi harus komprehensif, mencakup keseluruhan aspek
  • Harus konstruktif
  • Harus objektif

Metode Supervisi Managerial
Monitoring dan Evaluasi

  • Memonitoring pelaksana Rencana Pengembangan Sekolah (RPK), pengawas harus melengkapi diri dengan daftar isian yang memuat indikator sekolah
  • Evaluasi mengetahui sejauhmana kesuksesan pelaksanaan penyelenggaraan sekolah

Focused Group Discussion (Diskusi Kelompok)
Keterbukaan pihak sekolah dengan komite sekolah, pengawas sebagai fasilitator

Metode Delphi – Sekolah memiliki rumusan visi, misi dan tujuan yang jelas dan realism sesuai dengan kondisi sekolah, peserta didik, potensi sekolah

Workshop – Bersifat kelompok, melibatkan beberapa sekolah, perwakilan komite lewat KKPS, K3S. Contoh inisiatif untuk pengembangan KTSP

  • Menentukan materi
  • Menentukan peserta
  • Mementukan penyaji
  • Alokasi waktu
  • Sarana dan Prasarana
  • Ruang lingkup supervisi managerial adalah
  • Kepala sekolah dan seluruh elemen sekolah lainnya
  • Pengelolaan dan pengadministrasian
  • sarana dan prasana
  • Pelaksanaan (Aktivitas)

Humas

Apakah Supervisi Akademik itu ?
Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan untuk membantu guru mengembangkan kemampuannya dalam mengelola PBM agar mampu mencapai tujuan pembelajaran.

  • Sebagai penilaian kinerja guru dalam mengelola PBM sesuai dengan kemampuannya
  • Supervisi akademik sebagai refleksi praktis untuk melihat realitas dalam pengelolaan KBM mulai dari perencanaan penyajian materi, penilaian dan perbaikan dari hasil PBM, melihat kelebihan dan kekurangan guru dan upaya untuk mengembangkan kemampuan guru untuk memfasilitasi belajar bagi murid agar kualitas hasil belajar optimal

Hakikat (Esensi) dari Supervisi Akademik adalah membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya dengan tetap tidak terlepas dan penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola PBM

Tujuan Supervisi Akademik adalah :

  • Membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya
  • Diselenggarakan untuk memonitor KBM di sekolah melalui class visit kepsek di saat guru mengajar, percakapan pribadi dengan guru, teman sejawat atau dengan sebagian murid-muridnya
  • Mendorong guru menerapkan kemampuannya dalam melaksanakan tugasnya mendorong guru agar memiliki komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

Implementasi Kepala Sekolah dalam fungsi Supervisi Akademik dalam mengubah prilaku pengajaran guru

  • Demokrasi, musyawarah dalam melakukan koreksi terhadap kekurangan guru
  • Tidak bersifat menghakimi dan memvonis
  • Menghargai potensi kelebihan seorang guru
  • Dengan visit class untuk melihat secara langsung pelaksanaan guru dalam proses PBM
  • Evaluasi terhadap PBM
  • Menunjukkan kekurangan dalam pelaksanaan PBM dan membantu mencari solusinya
  • Keterkaitan antara tujuan yang satu dengan tujuan lain.

Dari pengalaman, metode dan teknik apa saja yang sering dilakukan pengawas atau KS dalam melaksanakan pembinaan profesional akademik para guru.

Metode Supervisi Akademik

  • Monitoring dan evaluasi, memonitoring pelaksanaan PBM mulai dari program, pelaksanaan dan evaluasi
  • Dalam pembinaan sering lebih menitikberatkan pada kekurangan potensi guru kelebihan diabainya
  • Kadang formal sehingga pelaksanaan supervisi merupakan suatu hukuman dan vonis dari kekurangan
  • Kadang supervisor bertindak sebagai inspektur
  • Kepala sekolah tidak aktif dan kooperatif
  • Perbaikan Program Akademik selalu menekankan kinerja guru
  • Kompetensi kepala sekolah yang bertindak tidak profesional

Supervisi dalam dunia pendidikan untuk membantu tenaga pendidik agar lebih meningkatkan kinerja yang profesional. Supervisor tugasnya adalah melihat, menilik dan mengawasi orang yang disupervisi agar lebih maju dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memperbaiki atau meningkatkan proses belajar murid, untuk mencapai hasil belajar maksimal

Hakikat supervisi pendidikan merupakan kegiatan-kegiatan

  • Inspeksi (pengawasan) mencari kesalahan, seorang guru atau kepala sekolah hal ini kurang disukai
  • Penilikan dan pengawasan – Tidak semata-mata mencari kesalahan akan tetapi juga memperhatikan hal yang sudah dianggap baik untuk dilanjutkan pengembangannya
  • Monitoring (memantau) kegiatan untuk mengumpulkan data pelaksanaan suatu program sebagai bahan penilaian
  • Evaluasi yaitu kegiatan untuk membandingkan suatu objek dengan kriteria yang sudah ditetapkan

Guru memerlukan supervisi pendidikan sebagai bahan untuk lebih meningkatkan kinerjanya, untuk mengetahui kekurangan dan berusaha untuk memperbaikinya, Untuk meningkatkan profesional guru sehingga mutu pendidikan meningkat, Mengukur sejauh mana keberhasilan yang sudah dicapai guru.

Supervisi yang diperlukan guru meliputi dua aspek yaitu :

  • Supervisi Akademis yang menitikberatkan pada pengamatan supervisi terhadap kegiatan akademis
  • Supervisi managerial menitik beratkan pada aspek pengelolaan dan administrasi sekolah sebagai pendudukung pembelajaran

Seorang kepala sekolah dalam menciptakan suatu iklim pertumbuhan profesional melalui supervisi pendidikan

  • Kepemimpinan demokrasi
  • Menunjukkan kekurangan kinerja guru mencari (mengarahkan upaya memperbaiki kekurangan)
  • Membina kerjasama dengan baik
  • Memberi kesempatan untuk mengembangkan air agar lebih profesional
  • Memutuskan suatu masalah secara profesional, melalui kerja sama yang baik

Contoh kongkrit layanan profesional supervisi pendidikan melalui salah satu bidang studi

  • Mengawasi pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar
  • Kesesuaian tujuan dengan metode yang dipilih media yang tepat
  • Cara penyampaian materi
  • Hasil yang dicapai
  • Menilai pelaksanaan KBM yang dilakukan guru dari perencanaan pelaksanaan dan evaluasi
  • Mengkoreksi kesalahan yang dilakukan guru
  • Mengarahkan guru secara profesional

Prinsip Supervisi Pendidikan

  • Prinsip Ilmiah
  • Supervisi dilaksanakan berdasarkan data objektif
  • Diperlukan perekam data
  • Supervisi dilaksanakan sistimasi, berencana dan kontinu

Prinsip Demokrasi
Supervisi yang dilakukan berdasarkan hubungan yang akrab untuk menciptakan rasa aman dalam menjalankan tugasnya

Prinsip Kerjasama
Memberi support, mendorong, menstimulasi guru, sehingga mereka merasa tumbuh bersama

Prinsip Konstruktif dan Kreatif
Setiap guru merasa termotivasi dalam mengembangkan potensi kreativitas, menciptakan suasana kerja yang menyenangkan bukan menakutkan

Indikator Supervisi yang mempertimbangkan prinsip positif adalah supervisi yang berprinsip demokrasi dan kooperatif artinya supervisi :

  • Tidak otoriter
  • Tidak mencari kesalahan guru
  • Tidak bertindak sebagai inspektur
  • Tidak menganggap dirinya lebih tinggi
  • Tidak boleh memperhatikan hal-hal yang kecil saat mengajar
  • Tidak boleh lekas kecewa

Supervisi mempertimbangkan prinsip negatif artinya supervisor :

  • Mudah kecewa
  • Merasa lebih tinggi
  • Bertindak sebagai inspektur
  • Mencari kesalahan
  • Otoriter

Azas-Azas Pelaksanaan Supervisi Pendidikan
Supervisi pendidikan adalah

Bagian terpadu dari program pendidikan

  • Memperlakukan manusi seutuhnya baik secara individual sosial, atau sebagai makhluk Tuhan
  • Bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional
  • Dilaksanakan secara musyawarah, saling menghormati, mengeluarkan pendapat, menghargai pendapat orang lain
  • Memperlihatkan kesejahteraan pegawai pendidik baik pemenuhan perorangan dan sosial
  • Dilaksanakan oleh guru yang sudah mendapat pendidikan dan latihan supervisi

Upaya-upaya yang baik yang dilakukan pengawas dalam pelaksanaan supervisi pendidikan adalah :

  • Menciptakan kenyanaman bagi orang yang disupervisi
  • Bukan untuk mencari kesalahan, menghargai setiap potensi dari orang yang disupervisi
  • Memberi bantuan dalam memecahkan suatu masalah
  • Bertindak objektif, demokratif dan kooperatif
  • Jika ada kekurangan dari orang yang disupervisi, memberikan motivasi dan mengarahkan dengan musyawarah.

Pelaksanaan supervisi harus berlandaskan pada pedoman pelaksanaan supervisi pendidikan sebab kalau tidak berdasarkan pada pedoman pelaksanaan supervisi pendidikan akan terjadi penyimpangan dari maksud dan tujuan supervisi pendidikan

Pedoman pelaksanaan supervisi pendidikan diantaranya adalah :

  • Tujuan Supervisi Pendidikan
  • Prinsip-prinsip Supervisi Pendidikan
  • Azas-azas Supervisi Pendidikan

sumber: http://unsilster.com/2011/10/perbedaan-antara-supervisi-akademis-dan-supervisi-managerial

About these ads

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: